Kamis, 03 Desember 2009

Pertemuan Adven 2009 Minggu Pertama

Dalam Masa Adven 2009 ini, Umat Katolik Lingkungan Kaligarang mengagendakan 4 kali Pertemuan Adven. Pertemuan Adven Pertama telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 1 Desember 2009 di rumah Ibu Suharyo. Pertemuan tersebut dipandu oleh Bapak Emilianus dan penyampaian materi Adven dilakukan oleh Romo Hartono dari Pusat Pendampingan Keluarga. Pertemuan tersebut terasa berbeda karena dihadiri oleh Romo Hartono dan cukup banyak umat Katolik lingkungan Kaligarang yang hadir.

Dalam pertemuan tersebut, Romo Hartono menyampaikan tentang makna Adven yaitu sebagai penantian kelahiran Yesus sebagai Mesias dan kedatangan-Nya yang kedua (parousia) dengan penuh harapan dan kegembiraan. Sehingga Adven tidak pertama-tama menekankan pertobatan dan penyesalan seperti masa Pra-Paska. Dalam masa Adven umat dapat melakukan berbagai persiapan diri agar hidupnya semakin pantas menantikan kedatangan Tuhan yang kedua dan merayakan Natal yang membawa kedamaian di bumi dan bagi semua manusia. Salah satu persiapan tersebut dapat dengan pengakuan dosa.

Selanjutnya Romo Hartono menyampaikan materi tentang keluarga sebagai Gereja Mini dan keluarga sebagai Seminari Mini. Keluarga disebut sebagai Gereja Mini karena keluarga juga merupakan persekutuan umat beriman kepada Yesus Kristus yang dipimpin oleh seorang ayah sebagai kepala keluarga (analogi dengan Imam di dalam Gereja). Di dalam keluarga juga ada doa bersama (analogi dengan liturgi di dalam Gereja). Keluarga juga disebut sebagai Seminari Mini karena di dalam keluarga ditanamkan benih-benih panggilan kepada anak.

Romo Hartono juga menyampaikan tentang persoalan-persoalan dalam kehidupan berkeluarga. Salah satu poin penting adalah tentang proses munculnya badai dalam rumah tangga (K5):

1. Kesel (bahasa jawa)
Karena kesibukan di kantor maka pasangan suami-istri akan merasa capek ketika pulang ke rumah.

2. Kesal
Rasa kesal ini muncul manakala dalam kondisi capek terjadi persoalan antara suami dan istri.

3. Krisis
Persoalan yang terus terjadi antara suami dan istri dan tidak terselesaikan akan memunculkan krisis kehidupan rumah tangga.

4. Kritis
Semakin lama intensitas dan skala persoalan semakin tinggi hingga menyebabkan hilangnya komunikasi antara suami dan istri.

5. KO (Knockout)
Dalam tahap ini rumah tangga tersebut sudah tidak dapat diselamatkan lagi.

Dalam pertemuan Adven yang pertama ini juga diadakan tanya jawab. Beberapa umat bertanya tentang peran Pusat Pendampingan Keluarga dan tentang persoalan keluarga. Kemudian acara dilanjutkan dengan Doa Umat, pemberkatan Korona Adven, penyalaan Lilin Korona Adven, Doa Syukur atas Habitus Baru dan Berkat dari Romo Hartono.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar